ANALISIS LOGAM BERAT DI KEMASAN KALENG

Wildan Wibawa Perdana

Abstract


Minuman yang dikemas oleh kaleng dapat terkontaminasi logam berat yang berasal dari komponen kaleng. Kontaminasi logam berat tersebut akan berbahaya bila masuk kedalam metabolism tubuh dalam jumlah yang melebihi ambang batas yang telah ditetapkan oleh BSN dan BPOM. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis Timbal (Pb) dan Timah (Sn), dalam minuman kaleng yang terdiri dari minuman karbonasi, susu dan sari buah dengan masa simpan yang berbeda dan pengambilan sampel dilakukan di dua lokasi berbeda yaitu pasar modern dan pasar tradisional, dengan tujuan agar dapat membandingkan perbedaan pada pasar modern dan pada pasar tradisional. Serapan logam diukur dengan menggunakan spektofotometri serapan atom (SSA) pada gelombang yang spesifik. Penelitian menunjukan bahwa Timbal (Pb) terkandung pada semua sampel dengan jumlah yang bervariasi antara 0,1468 mg/kg ; 0,1545 mg/kg ; 0,1556 mg/kg ; 0,1822 mg.kg ; 0,1932 mg/kg dan 0,3692 mg/kg. semakin lama masa penyimpanan, suhu penyimpanan yang tidak sesuai dengan jenis minuman dan perlakuan penyimpanan yang kurang baik semakin besar pula migrasi logam berat pada minuman didalamnya. Kadar logamTimah (Sn) pada tiga jenis minuman bervariasi antara 22,38 mg/kg ; 27,81 mg/kg ; 42,39 mg/kg ; 45,12 mg/kg ; 45,64 mg/kg ; dan 60,42 mg/kg. dari semua jenis minuman yang telah dianalis untuk cemaran logam Pb dan Sn tidak ada yang melebihi batas maksimum cemaran yang telah di tetap kan oleh Badan Standarisasi Nasional dan Badan Pengawas Obat dan Makanan, tetapi pada cemaran logam Pb ada yang mendekati batas maksimum.


Keywords


Minuman Kemasan Kaleng, SSA, Timbal dan Timah

References


Anonim, 2006, Penuntun Praktikum Kimia Anorganik III, Fakultas MIPA, Universitas Udayana : Denpasar,

Anonim. Laboratorium Teknik Analisis Radiometri Dan Spektrometri Serapan Atom Pusat Teknologi Nuklir Bahan Dan Radiomet.

Apriyantono, 1989, Analisis Pangan, Bandung: Departemen Pendidikan dan KebudayaanDirektorat Jendral Pendidikan Tinggi Pusat Antar Universitas: IPB

Ayu ning tyas, Irma Fitria (2014) : Kandungan Aluminium dalam Kaleng Bekas dan Pemanfaatannya dalam Pembuatan Tawas .http:http:///ojs.unud.ac.id//index.php//jchem//article//viewFile//2806//1995,. Diakses 3 Januari 2014 Pukul 17:53 WIB.

Badan Standarisasi Nasional (1992). SNI 01-2896-1992:Cara uji cemaran logam. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

Badan Standarisasi Nasionnal (1995). SNI 01-3719-1995 : Syarat mutu minuman sari buah.

Badan Standarisasi Nasional (2009). SNI 7387:2009:Batas maksimum cemaran logam berat dalam pangan. Jakarta: Badan Standarisai Nasional.

Balai Pemeriksaan Obat dan Makanan (2008). BPOM : Syarat mutu minuman berkarbonasi.

Cahyadi W. (2004) : Bahaya pencemaran Timbal pada makanandan minuman, Bandung : Fakultas Teknik Unpas Departemen Farmasi Pascasarjana ITB.

Christina P, Maria.2006.Petunjuk Praktikum Instrumentasi Kimia “Analisis Kesalahan Dalam Spektrometri Serapan Atom”. Yogyakarta : STTN-BATAN.

Hendayana Sumar,1994.Kimia Analitik Instrumen.IKIP Semarang PRESS.

Joint FAO/WHO Expert Committee on Food Additives. (2003). Joint FAO/WHO Expert Committee on Food Additives, sixty-first meeting, 10-19 June 2003: Summaryandconclusions. 23 Januari 2011 http://www.who.int/ipcs/food/jecfa/sumarries/en/summary_61.pd.

Julianti, E., dan Nurminah, M (2006). Teknologi Pengemasan. Medan : Universitas Sumatera Utara.

Kharisma, W. L. (2006). Analisis cemaran logam Pb, Cu, dan Cd dalam buah nanas (ananas comosus (L) Merr) kaleng pada batas kadaluarsa yang berbeda secara spektofotometri serapan atom. Jakarta : Fakultas Farmasi : Universitas Pancasila.

Notohadiprawiro, T (2006). Logam berat dalam pertanian. 24 Mei 2017.http://soil.faperta.ugm.ac.id/tj/1991/1993%20loga.pdf.

Standar Nasional Indonesia (2009) : No. 3547-1-2009 tentang cemaran logam berat dalam makanan dan Minuman.

Standar Nasional Indonesia (2009) : No. 7387:2009 tentang logam berat timbal. Standar Nasional Indonesia (1995) : No. 01 -3719-1995 tentang syarat mutu minuman sari buah.

St, Hartini Djalil, Saifuddin, Zakaria, (2011) : Analisis kadar logam timbal pada pangan jajanan di SDN Aprilia, B, A. Faktor yang berhubungan dengan pemilihan makanan jajanan pada anak sekolah dasar [skripsi]. Semarang : Universitas Diponegoro.

Sumardi, 1996,Spektrofotometri Serapan Atom, Pusat Penelitian dan Pengembangan Kimia Terapan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Bandung

Suryati. 2011 Analisas kandungan logam berat Pb dan Cu dengan metode Spektofotometri Serapan Atom (SSA) terhadap ikan baung Universitas Islam Negri Sultan Syarif : Pekanbaru : Riau.

Vera (2011). Analisis Logam Berat Timbal (Pb), Timah (Sn), dan Kadmium (Cd) dalam Buah Lengkeng Kemasan Kaleng Secara Spektofotometri Serapan Atom. Jakarta : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam : FARMASI : Universitas Jakarta.

Vina Azis. 2007.Skripsi analisis kandungan Sn, Zn, DAN Pb dalam susu kental manis kemasan kaleng secara spektofotometri serapan atom : Yogyakarta :UII 25-28.




DOI: https://doi.org/10.35194/agsci.v9i2.785

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

AGROSCIENCE INDEXED BY : 

             

Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana, Jl. Pasir Gede Raya-Cianjur, 43216, Telp. (0263) 283579, Email: agroscience@unsur.ac.id 

Agroscience is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.