PERBANDINGAN TINGKAT PRODUKSI DAN VOLUME PENJUALAN BAWANG DAUN ORGANIK DAN ANORGANIK DI KOPERASI MITRA SEJAHTERA CIANJUR

Nurjaya ,, Gunawan Ardiansyah

Abstract


Produk hortikultura merupakan komoditas perdagangan yang pengembangannya memegang peran strategis dalam menunjang peningkatan perekonomian daerah. Pengembangan usaha di bidang hortikultura merupakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kontribusi sektor pertanian. Bawang daun adalah salah satu jenis tanaman hortikultura yang berpotensi dikembangkan secara intensif dan komersil. Kabupaten Cianjur termasuk salah satu wilayah potensial untuk mengembangkan sayuran bawang daun. Bawang daun dapat tumbuh di daerah Cianjur dengan optimal karena struktur tanah mendukung, yaitu dengan tersedianya nutrisi atau unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan tingkat produksi bawang daun organik dan non organik dan untuk mengetahui perbedaan volume penjualan bawang daun organik dan non organik di Koperasi Mitra Sejahtera Cianjur. Penelitian ini dilaksanakan di Koperasi Mitra Sejahtera Cianjur Jl Gadog II Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur sejak bulan juli sampai dengan bulan agustus 2019. Dasar pemilihan lokasi ini dilakukan secara sengaja (purposive). Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa tingkat produksi bawang daun organik sebesar 335 kg dan bawang daun anorganik 360 kg dengan luas lahan sama yaitu 7500 M2. Dan volume penjualan bawang daun organik sebesar Rp. 2.847.500 dengan nilai jual Rp. 8.500/kg sedangkan bawang daun anorganik sebesar Rp. 2.700.000 dengan nilai jual Rp. 7.500/kg.


Keywords


Tingkat Produksi, Volume Penjualan, Bawang Daun Organik dan Bawang Daun Anorganik.

References


Badan Pusat Statistik (BPS). 2016. Produksi Hortikultura dan Sayuran Tahunan, Jawa Barat. Jawa Barat

Budianto. 2016. Asyiknya bertanam Sayuran Hias Organik di Halaman Rumah. Yogyakarta: Araska.

Cahyono. 2005. Teknik Budidaya dan Analisis Usaha Tani Bawang Daun. Kanisius. Yogyakarta.

Cahyono. 2009. Kajian Tentang Pengelolaan Sumber Daya Air Oleh Petani Ikan Keramba Jaring Apung Dalam Pemanfaatan Secara Ekonomis Di Kawasan Danau Nibung Kab. Mukomuko. S2 Teknik Sipil. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Kotler, Amstong. 2006. Prinsip-Prinsip Pemasaran. Edisi Keduabelas. Jilid 1. Jakarta:Erlangga

Mukhtar. 2013. Metode Praktis Penelitian Deskriftif Kualitatif. Jakarta Selatan: Referensi (GP Press Group).

Nawawi. 2012. Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Rudianto. 2015. Akuntansi Koperasi Edisi Kedua. Jakarta. Erlangga.

Rukmana. 2008. Bertanam dan Pengolahan Pascapanen. Yogyakarta: Kanisius.

Sadono, Sukirno. 2008. Mikroekonomi: Teori Pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Sotopo. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif. Surakarta: UNS

Sudarman, Ari. 2004. Teori Ekonomi Mikro. Edisi 4. Yogyakarta.

Sugiarto. 2002. Psikologi Pelayanan Dalam Industri Jasa. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Sugiyono. 2007. Metode Penelitian Bisnis . Bandung : CV, Alfabeta.

Sutanto. 2002. Pertanian Organik. Kanisius. Yogyakarta.

Sutrisno. 2013. Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Prenada Media.




DOI: https://doi.org/10.35194/agsci.v9i2.781

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

AGROSCIENCE INDEXED BY : 

             

Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana, Jl. Pasir Gede Raya-Cianjur, 43216, Telp. (0263) 283579, Email: agroscience@unsur.ac.id 

Agroscience is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.