UPAYA MENEKAN PERTUMBUHAN Fusarium oxysporum f.sp. cubense PADA TANAMAN PISANG DENGAN APLIKASI BIOPESTISIDA NABATI DAUN SEREH WANGI (Cymbopogon Nardus L. Randel)

Desi Agustini & Widyasari

Abstract


Penyakit layu fusarium, disebabkan oleh Fusarium oxysporum f.sp. cubense (Foc), merupakan salah satu penyakit yang sangat merugikan pada tanaman pisang. Salah satu alternatif cara pengendalian yang ramah terhadap lingkungan adalah menggunakan pestisida nabati. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efektivitas biopestisida nabati daun sereh wangi untuk mengendalikan penyakit layu fusarium pada tanaman pisang. Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakencana, Cianjur sejak Desember 2015 sampai Maret 2016. Penelitian dilakukan di laboratorium (in vitro) dan rumah kawat (in vivo), menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Pada penelitian ini mengunakan minyak atsiri sereh wangi dan ekstak daun sereh wangi serai wangi. Pengujian secara in vitro, menunjukkan bahwa minyak atsiri sereh wangi pada konsentrasi 1%, 3% dan 5% dapat menghambat 100% pertumbuhan cendawan Fusarium oxysporum f.sp. cubense dan ekstrak daun sereh wangi pada konsentrasi 6% dapat menghambat 66,14% pertumbuhan jamur Fusarium oxysporum f.sp. cubense. Hasil pengujian secara in vivo menunjukkan media tanaman+ekstrak daun sereh wangi 15% dapat menekan tingkat keparahan penyakit hingga 65%.

References


Badan Pusat Statistik. 2015. Produksi Hortrikultur Indonesia 2012. http://www.bps.go.id di akses tanggal 25 Febuari 2016.

Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika. 2009. Teknologi pengendalian penyakit layu pisang dan penerapannya dilapangan. Makalah disampaikan pada pertemuan rehabilitasi kebun pisang dan POKJA penanggulangan penyakit layu pisang Tanjungkarang, 28 Juli 2009.

Bentley, S., Pegg, K.G., Moore, N.Y., Davis, R.D. and Buddenhagen, I.W. 1998. Genetic variation among vegetative compatibility groups of Fusarium oxysporum f. sp. cubense analysed by DNA fingerprinting. Phytopathology 88: 1283–1293.

Fessenden, R. and J.S. Fessenden. 1992. Kimia Organik. Penerjemah: Pudjaatmaka, A.H. Jilid I. Edisi ketiga.Jakarta: Erlangga.

Gimsing, A.L. and Kirkegaard, J.A. 2006. Glucosinolate and isothiocyanate concentration in soil following incorporation of Brassica biofumigants. Soil Biology and Biochemistry 38: 2255-2264.

Groenewald, S. 2005. Biology, Pathogenicity and Diversity of Fusarium oxysporum f. sp. cubense. Requirement for the Degree of Magister Scientiae In the Faculty of Natural and agricultural Science, Universiyt of Pretoria. Pretoria. 176 Hal.

Hartati, S.Y., E.M. Adhi, dan N. Karyani. 1993. Uji efikasi minyak cengkeh dan serai

wangi terhadap Pseudomonas solanacearum. hlm. 37-42. Prosiding Seminar Hasil Penelitian dalam Rangka Pemanfaatan Pestisida Nabati. Bogor 1-2 Desember 1993. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat.

Luangnarumitchai, S., S. Lamlertthon, and W. Tiyaboonchai. 2007. Antimicrobial activity of essential oils against five strains of Propionibacterium acnes. Mahidol University Journal of Pharmaceutical Sciences. 34: 60-64.

Matthiessen, J. 2002. Plant maceration and moisture hold the key to biofumigation success. CSIRO-bulletin: Biofumigation update: Horticulture 15:1-2.

Miftakhurohmah. 2008. Potensi serai wangi sebagai pestisida nabati. Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri. 14(3): 27-29.

Nandhini, S., V. Sendhilvel., dan S. Babu. 2012. Endophytic Bacteria from Tomato and Their Efficacy Against Fusarium oxysporum f.sp. lycopersici, The Wilt Pathogen. JBiopest 5(2) : 178-185.

Pelzcar, M.J., R.D. Raid and E.C.S. Chan. 1977. Microbiology. New Delhi: Tata Mc Graw-Hill.

Pérez-Vicente, L., 2004. Fusarium wilt (Panama disease) of bananas: an updating review of the current knowledge on the disease and its causal agent. In. Memorias de XV Reunion Internacional de ACORBAT (Oaxaca, MX). Pp: 1-14. Food and Agriculture Organization of The United Nations, 2014.

Purwati, R.D, N. Hidayah, Sudjindro, and Sudarsono. 2008. Inoculation Methods and Conidial Densities of Fusarium oxysporum f.sp. cubense in Abaca. Hayati J. of Biosciences 15(1):1-7.

upriadi, S.Y. Hartati, Ma’mun, dan N. Karyani. 2008. Aktivitas biologi formula minyak atsiri cengkeh kayu manis terhadap Ralstonia solanacearum pada jahe. hlm 55-60. Prosiding Seminar Nasional Pengendalian Terpadu Organisme Pengganggu Tanaman Jahe dan Nilam, Bogor, 4 Nopember 2008.

Vicente. 2014. Fusarium Wilt (Panama Disease) of Banana. An Updating Review of The Current Knowlwdge on The Disease and It’a Casual Agents. XIV Reunion International Acrobat.




DOI: https://doi.org/10.35194/agsci.v7i1.53



AGROSCIENCE INDEXED BY : 

             

Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana, Jl. Pasir Gede Raya-Cianjur, 43216, Telp. (0263) 283579, Email: agroscience@unsur.ac.id 

Agroscience is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.