TINGKAT ADOPSI PETANI TERHADAP PENERAPAN PADI PANDANWANGI ORGANIK (Studi Kasus di Desa Tegallega Kecamatan Warungkondang)

Helmi Gerhana Putra & Rosda Malia

Abstract


Padi Pandanwangi organik merupakan padi lokal unggulan khas Kabupaten Cianjur. Di tengah minat masyarakat yang semakin tinggi akan pangan yang bersifat organik, sosialisasi pandanwangi organik sudah dilakukan sejak Tahun 2000 namun baru dilakukan oleh sebagian kecil petani. Sehingga perlu adanya suatu pengkajian mengenai tingkat adopsi, agar dapat memberi masukan bagi pengembangan Padi Pandanwangi organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sosial ekonomi petani Padi Pandanwangi organik dan mengetahui tingkat adopsi petani terhadap penerapan Padi Pandanwangi organik. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tegallega, pada bulan Maret sampai bulan Juli 2017. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik sosial mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki, berpendidikan SD, mempunyai luas lahan > 1 Ha, berpendapatan perbulan > Rp. 1.420.624, memiliki harta benda > Rp. 30.000.000 dan tingkat adopsi petani terhadap penerapan Padi Pandanwangi organik tergolong tinggi.

Full Text:

PDF

References


Andriaty, et all. 2011. Kajian Kebutuhan Informasi Teknologi Pertanian di Beberapa Kabupaten di Jawa. Jurnal Perpustakaan Pertanian. Vol.20, Nomor 2, 2011

Andoko, A. 2008. Budidaya Padi Secara Organik. Penebar Swadaya. Jakarta

Gandhi P. 2008. Analisis Usahatani dan Tataniaga Padi Varietas Unggul; Studi Kasus Padi Pandanwangi di Kecamatan Warungkondang KabupatenCianjur. [skripsi] .Bogor: Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor

Hasan, I. 2009. Pokok-Pokok Materi Statistik 1 (Statistik Deskriptif). Jakarta : PT.Bumi Aksara.

Hartanto, 1984. Petani Kecil dan Karakteristiknya. CV. Yasaguna. Jakarta

Kartasapoetra, AG. 1991. Teknologi Penyuluhan Pertanian. Radar Jaya Offset. Jakarta.

Levis, L,R, 1996. Komunikasi Penyuluhan Pedesaan. Citra Aditya Bakti. Bandung

Lungan, R. 2006. Aplikasi Statistika dan Hitung Peluang. Yogyakarta : Penerbit Graha Ilmu.

Mardikanto, T. 1993. Penyuluhan Pembangunan Pertanian. Sebelas Maret University Press. Surakarta.

Mubyarto. 1987, Pengantar Ekonomi Pertanian, LP3ES, Jakarta.

Profil Desa Tegalega. 2016

Samadi. 2006. Geografi 2 SMA Kelas XI. Yudistira. Jakarta.

Sutanto, R., 2002. Penerapan Pertanian Organik. Permasyarakatan dan Pengembangannya. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.

Sudjana. 2005. Metoda Statistika. Tarsito. Bandung.

Sugiyono. 2007. Statistika untuk Penelitian. Alfabeta. Bandung.

_____. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung.

_____. 2011. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukino. 2013. Membangun Pertanian dengan Pemberdayaan Masyarakat Tani. Pustaka Baru, Yogyakarta.

Soekartawi. 1988. Prinsip Dasar Komunikasi Pertanian. UI Press. Jakarta.

Somad Abdul. 2002. Kategori Kekayaan Petani. https://www.google.co.id/search?q=37.+Abdul+Somad+(2002)+%3A+kategori+kekayaan+petani&oq=37.+Abdul+Somad+(2002)+%3A+kategori+kekayaan+petani&aqs=chrome.0.57.4015&sugexp=chrome,mod=0&sourceid=chrome&ie=UTF-8. Di unduh tanggal 10-07-2017.

Yamin, Martinis. 2010. Strategi pembelajaran berbasis kompetensi. Jakarta : Gaung Persade Press




DOI: https://doi.org/10.35194/agsci.v7i2.160



AGROSCIENCE INDEXED BY : 

             

Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana, Jl. Pasir Gede Raya-Cianjur, 43216, Telp. (0263) 283579, Email: agroscience@unsur.ac.id 

Agroscience is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.