PENGUJIAN PERLAKUAN Trichoderma spp. PADA MEDIA TANAM TERHADAP VIGOR BENIH PADI PANDANWANGI CIANJUR

Melissa Syamsiah & Rahmawati

Abstract


Benih yang mampu menumbuhkan tanaman normal, meski kondisi alam tidak optimum atau suboptimum disebut benih yang memiliki vigor. Trichoderma spp. dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi Pandanwangi Cianjur dalam memacu pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan media tanam, perlakuan cendawan Trichoderma spp. dan interaksi diantara keduanya terhadap vigor benih. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana, menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial, dengan 6 kombinasi perlakuan dan 4 ulangan per plot penelitian yang terdiri dari 100 buah butir benih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tanah sawah steril dan tidak steril berpengaruh terhadap vigor benih pada15 HST. Cendawan Trichoderma spp. isolat asal Laboratorium Pengamatan dan Peramalan Hama dan Penyakit Tanaman Pangan Cianjur (Trichoderma spp. 1) dan Laboratorium Biokontrol Balai Penelitian Tanaman Hias Segunung (Trichoderma spp. 2) berpengaruh terhadap vigor benih pada 15 HST dan pertumbuhan bibit padi Pandanwangi Cianjur 30 HST. Interaksi antara Trichoderma spp. isolat asal Laboratorium Pengamatan dan Peramalan Hama dan Penyakit Tanaman Pangan Cianjur (Trichoderma spp. 1) dan Laboratorium Biokontrol Balai Penelitian Tanaman Hias Segunung (Trichoderma spp. 2) dengan media tanam tanah sawah steril dan tidak steril tidak berpengaruh terhadap vigor benih pada 15, 21 dan 30 hst.

Full Text:

PDF

References


Adijono.1993. Pemuliaan Padi Aromatik dan Ketan dalam Mahyudin S. (Ed.),Kinerja Penelitian TanamanPangan.Institut Pertanian Bogor; Bogor.Hal: 422-428.

Adriansyah, A., Meydina A.S., Mahmudah H. dan Ali I. 2015. Uji Metabolit Sekunder Trichoderma spp. Sebagai Antimikroba Patogen Tanaman Pseudomonas solanacearum secara In Vitro.Gontor AGROTECH Science Journal.Universitas Darussalam Gontor; Ponorogo.

Agarwal, V.K. dan Sinclair, J.B. 1996.Principles of Seed Pathology.Lewis Publishers; New York.

Aulia, D., Joko A., Yekti A.S., Choirun N. dan Joko S. 2014. Aplikasi MoBaJi: Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman dan Pengendalian Hama Penggerek Batang Padi. Agroekoteknologi, Universitas Brawijaya; Malang.

Baker. 2016. Soil Microbial Interactions and Organic Farming dalam Brian (Ed.),Organik Farming Research Foundation; Santa Cruz, CA 95061831.426.6606.

Balai Pengembangan Mutu Benih Tanaman Pangan dan Holtikultura (BPMBTPH).2006. Pedoman Laboratorium Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikutura.Direktorat Jendral Tanaman Pangan, Direktorat Perbenihan; Jakarta (ID).

Balai Proteksi Tanaman Perkebunan. 2012. Jamur Antagonis Trichoderma harzianum Pengendali Penyakit pada Tanaman Perkebunan.Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Tengah; Salatiga.

Bandyopadhyayl, Ranajit and Kitty F. Cardwel.2003. Species of Trichoderma and Aspergillus as Biological Control Agents against Plant Diseases in Africa. International Institute of Tropical Agriculture, Cooperative State Research, Extension, and Education Senlice; Nigeria dalam P. Neuenschwander, C. Borgemeister and J. Langewald(Ed.), Biological Control in IPM Systems in Africa, United State Department of Agriculture; Washington DC (USA).

Bonner, F.T. 1995.Measurement and Management of Tree Seed Moisture.Danida Forest Seed Centre; Denmark (DK).

Buttery, R.G., Ling L.C., Juliano B.O. and TurnbaughJ.G. 1983.Cooked Rice Aroma and 2-acetyl–1-pyroline in Rice.Journal Agric Food Chemical.31:823–826.

Dinas Pertanian Tanaman Pangan. 2013. Standar Operasional Prosedur (SOP) Padi Pandanwangi Kabupaten Cianjur.Pemerintah Provinsi Jawa Barat; Bandung.

Domsch, K.H., Gams W. and Anderson T.H. 1980. Compendium of Soil FungiVolume 1.Academic Press; London.

Fransistika, R., Nora I. dan Lia D. 2012. Pengaruh Waktu Fermentasi Campuran Trichoderma reesei danAspergillus niger Terhadap Kandungan Protein dan Serat Kasar Ampas Sagu. JKK.2012. 1 (1): 35-39 (ISSN: 2303-1077).

Grist, D.H. 1959.Rice.Longmans; London. Hal: 466.

Gusnawaty, H.S., Muhammad T., Leni T. dan Asniah. 2014. Karakteristik Morfologis Trichoderma spp. Indigenus Sulawesi Tenggara.Jurnal Agroteknos. Juli 2014. 4 (2):87-93 (ISSN: 2087-7706).

Gusnawaty, H.S., Muhammad Taufik, Syair dan Esmin. 2014. Efektifitas Trichoderma Indigenus

Hasil Perbanyakan Pada Berbagai Media Dalam Mengendalikan Penyakit Layu Fusarium dan Meningkatkan Pertumbuhan Serta Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill). Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo; Kendari.

Hanudin, Endang Sutarya, Soma Mihardja dan Iskandar Sanusie. 2002. Mikroba Antagonis Sebagai Agen Hayati Pengendali Penyakit Tanaman. Balai Penelitian Tanaman Hias; Pacet-Cianjur.

Ilyas, S. 2003. Teknologi Pelapisan Benih. Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor; Bogor.

Internasional Seed Testing Association (ISTA). 2006.International Rules for Seed Testing: Edition 2006. The International Seed Testing Association; Switzerland (CH).

Juhasz, T., Kozma K., Zsolt S.dan Reczey, K. 2003.Production of ß-glukosidase in Mixed Culture of Aspergillus nigerBKMF 1305 and Trichoderma reeseiRUT C30. Food Technol Biotechnol.41:49-53.

Makarim, Karim A. dan E. Suhartatik. 2009. Morfologi dan Fisiologi Tanaman Padi. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi; Bogor.

Manurung, I.R., Mukhtar I.P. dan Lahmuddin L. 2014. Uji Antagonisme Jamur Endofit Terhadap Cercospora oryzae Miyake dan Culvularia lunata (Wakk) Boed.dari Tanaman Padi di Laboratorium. Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Medan (20155). Jurnal Online Agroekoteknologi.2014. 2(4): 1563–1571.

Masyarakat Pelestari Padi Pandanwangi Cianjur. 2015. Buku Persyaratan Permohonan Pendaftaran Indikasi Geografis Beras Pandanwangi Cianjur. MP3C; Cianjur.

Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 163/kpts/LB.240/3/2004 tentang Pelepasan Galur Padi Sawah Lokal Pandanwangi Cianjur sebagai Varietas Unggul dengan Nama Pandanwangi.

Muhammad, Acep. 2015. Kelimpahan Hama dan Musuh Alami Pada Pertanaman Padi Varietas Pandanwangi di Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur.Departemen Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor; Bogor.

Nurahmi, E., Susanna dan Rina S. 2012. Pengaruh Trichoderma spp. Terhadap Perkecambahan dan Pertumbuhan Bibit Kakao, Tomat dan

Kedelai.Universitas Syiah Kuala Darussalam; Banda Aceh.Jurnal Floratek. 7: 57-65.

Nurhidayati, et al. 2008.Pertanian Organik (Suatu Kajian Sistem Pertanian Terpadu dan Berkelanjutan). E-book Pertanian Organik; Fakultas Pertanian Universitas Islam Malang; Malang.

Paulitz, T.C. dan Belanger, R.R. 2001.Biological Control In Green House Systems. Annu. Rev. Phytopathology. 39: 103-133.

Pelczar, Michael J. dan E.C.S Chan. 1986.Elements of Microbiology. Penerjemah: Ratna Siri Hadioetomo, Teja Imas dan S. Sutarmi Tjitrosomo (Dasar-dasar Mikrobiologi. 2006). Universitas Indonesia Press; Jakarta.

Peraturan Daerah Kabupaten Cianjur Nomor 19 tahun 2012 tentang Pelestarian dan Perlindungan Padi Pandanwangi Cianjur Pasal 19.

Pratiwi, Dewi. 2010. Pembentukan dan Selektif F1 Pada Padi Ciherang-Pandanwangi dan Fatmawati-Mentik Wangi Menggunakan Marka Aromatik. Departemen Biokimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Pertanian Bogor; Bogor.

Prayudi, B., Budiman A., Rystham M.A. dan Rina Y. 2000. Trichoderma harzianum Isolat Kalimantan Selatan Agensia Pengendali Hawar Pelepah Daun Padi dan Layu Semai Kedelai di Lahan Pasang Surut.Prosiding Simposium Penelitian Tanaman Pangan IV; Banjar Baru.

Priadi, D., Tatang K. dan Usep S. 2007. Padi Organik Versus Non Organik: Studi Fisiologi Benih Padi(Oryza sativa L.)Kultivar Lokal Rojolele. Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI; Bogor.Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia. 9 (2): 130-138 (ISSN 1411-0067).

Ramli, T.A. dan Yety S. 2015.Penyuluhan Tentang Perlindungan Hukum Indikasi Geografis Beras Pandanwangi Cianjur Jawa barat Sebagai Wujud Sumbangsih UNISBA dalam Meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (UPM).Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat, Mei 2015. 4 (1): 27–36.

Sadjad, S. 1994. Metode Uji Langsung Viabilitas Benih. Institut Pertanian Bogor; Bogor.

Sadjad, S., Endang Murniati dan Satriyas Ilyas. 1999. Parameter Pengujian Vigor Benih Dari Komparatif ke Simulatif. Grasindo Gramedia Widiasarana Indonesia; Jakarta.

Sitompul, S.M. dan Guritno B. 1995. Analisis Pertumbuhan Tanaman. Universitas Gadjah Mada Press; Yogjakarta.

Srivastava, L.M. 2002.Plant Growth and Development, Hormones and Environment.Academic Press; Orlando.

Subekti, N.A., Syafruddin, Roy Efendi dan Sri Sunarti. 2007. Morfologi Tanaman dan Fase Pertumbuhan Jagung.Balai Penelitian Tanaman Serelia; Maros.

Suryana R.N., Dwi Rachmina, Sumedi dan Tanti N. 2009. Ajian Efisiensi Daya Saing Padi Pandanwangi Indonesia.Ringkasan Eksekutif Hasil-hasil Penelitian Tahun 2009 dalam Kerjasama Kemitraan Penelitian Pertanian dengan Perguruan Tinggi.Institut Pertanian Bogor; Bogor.

Susilo, P., Loekas S. dan Muljo W. 2005. Pengaruh Penggunaan Fungisida Sintetis dan Trichoderma sp. Secara Tunggal dan Gabungan Terhadap Penyakit Hawar Pelepah Daun Padi.Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Jendral Soedirman; Purwokerto.

Tjitrosoepomo, G. 1994. Morfologi Tumbuhan. Gadjah Mada University Press; Yogyakarta.

Watanabe T. 2002. Pictorial Atlas of Soil and Seed Fungi Morphologies of Cultured Fungi and Key to Species. CRC Press LLC; USA.

Weindling, R. 1932. Trichoderma LignorumAs a Parasite of Other Soil fungi Phy topathology. 22; 837-845.

White, P.J. 1994. Properties of corn starch dalam A.R. Halleuer (Ed.),Specialty Corns. CRC Press Inc; USA.

Zaenal, M. 2011. Pengaruh Trichoderma spp. Terhadap Penyakit Rebah Batang Rhizoctonia Solani pada Persemaian Bibit Kopi Robusta. Skripsi: Jurusan Budidaya Pertanian; Universitas Jember.




DOI: https://doi.org/10.35194/agsci.v7i2.152



AGROSCIENCE INDEXED BY : 

             

Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana, Jl. Pasir Gede Raya-Cianjur, 43216, Telp. (0263) 283579, Email: agroscience@unsur.ac.id 

Agroscience is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.